8 Daftar Pelabuhan Terbesar di Indonesia

Pelabuhan Terbesar di Indonesia – Indonesia adalah negara maritim dengan luas wilayah perairan mencapai ⅔ dari luas wilayah negara secara keseluruhan. Hal ini otomatis membuat Indonesia memiliki pelabuhan yang sangat banyak di berbagai titik wilayah. Menurut laporan Kementerian Perhubungan 2020 lalu, jumlah pelabuhan di Indonesia mencapai 2.439.

Nah, dari sekian banyak pelabuhan ini, mana saja yang menjadi pelabuhan terbesar di Indonesia?

Pelabuhan Terbesar di Indonesia

1. Pelabuhan Tanjung Priok

Pelabuhan Terbesar di Indonesia - Pelabuhan Tanjung Priok

Pelabuhan Tanjung Priok | Sumber: Wikipedia

Pelabuhan Tanjung Priok adalah salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia sekaligus menjadi yang paling sibuk. Aktivitas di Tanjung Priok yang berada di Jakarta Utara ini pun menjadi alasan kuat mengapa pelabuhan ini merupakan barometer perekonomian Indonesia.

Tanjung Priok menangani lebih dari 30% komoditas nonmigas Indonesia. Di samping itu, sebesar 50% seluruh arus barang yang keluar dan masuk Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok pula. Dengan kegiatan sebesar ini, terbayang seberapa sibuknya pelabuhan satu ini, bukan?

Pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo II ini mempunyai fasilitas intermoda yang lengkap sehingga dapat terhubung dengan seluruh kota di Indonesia. Adanya teknologi dan fasilitas modern di Tanjung Priok juga membantu pelabuhan ini melayani kapal-kapal dengan generasi canggih yang menuju ke berbagai pusat perdagangan internasional secara langsung.

2. Pelabuhan Merak

Pelabuhan Terbesar di Indonesia - Pelabuhan Merak

Pelabuhan Merak | Sumber: Wikipedia

Salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia ini berada di Cilegon, Banten. Pelabuhan Merak dikelola oleh PT ASDP. Lokasinya yang sangat strategis menjadikan Pelabuhan Merak sebagai pelabuhan yang sangat ramai. Ada ratusan kapal feri yang setiap hari melayani arus penumpang dan kendaraan khususnya dari dan ke Pulau Sumatera.

Pada 2019 lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan terminal eksekutif Pelabuhan Merak. Dibandingkan terminal reguler, terminal eksekutif menawarkan fasilitas yang lebih nyaman dan lengkap.

Selain itu, terminal eksekutif juga hanya melayani kapal ASDP Ferry—kapal milik swasta tetap beroperasi di reguler. Waktu tempuh kapal pun kurang lebih hanya satu jam sehingga lebih cepat dibandingkan terminal reguler. Asyiknya lagi, kapal eksekutif mempunyai area khusus kendaraan pribadi sehingga tidak perlu menyatu dengan bus atau truk.

3. Pelabuhan Bakauheni

Pelabuhan Terbesar di Indonesia - Pelabuhan Bakauheni - Wikipedia

Pelabuhan Bakauheni | Sumber: Wikipedia

Pelabuhan Bakauheni adalah pelabuhan penyeberangan yang terletak di Lampung Selatan. Pelabuhan ini menjadi “gerbang utama” transportasi via laut Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa. Adapun “gerbang” dari Pulau Jawa menuju Bakauheni adalah Pelabuhan Merak di Banten.

Bakauheni berada di bawah naungan ASDP. Feri yang hilir mudik dari dan ke Bakauheni mayoritas melayani jasa penyeberangan angkutan darat seperti mobil pribadi, bus penumpang antar kota antar provinsi, maupun truk barang.

Tanpa melalui dermaga eksekutif, waktu tempuh kapal-kapal ini menyeberang Bakauheni-Merak sekitar dua jam. Namun, para pengguna transportasi umum bisa memilih alternatif lain untuk sampai lebih cepat, yakni menggunakan kapal kecil. Hanya saja, biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar dan ketersediaannya cukup terbatas. Pasalnya, kapal kecil ini cuma tersedia dari pagi sampai sore—saat ombak tidak besar.

4. Pelabuhan Tanjung Perak

Pelabuhan Terbesar di Indonesia - Pelabuhan Tanjung Perak - Wikipedia

Pelabuhan Tanjung Perak | Sumber: Wikipedia

Di timur pulau Jawa, terdapat Tanjung Perak sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia lainnya. Pelabuhan ini dikelola oleh anak perusahaan PT Pelindo III (Persero), yakni PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI). Aktivitas yang dilayani oleh pelabuhan ini adalah Peti Kemas Domestik, Peti Kemas Internasional, Layanan Intermoda, Curah Kering, dan beragam jasa bongkar muat penunjang lainnya.

Seperti Priok, kegiatan di Pelabuhan Tanjung Perak juga sangat sibuk. Kondisi ini bahkan sudah terjadi sejak seabad lalu mengingat lokasinya yang strategis untuk keperluan logistik pada zaman penjajahan Belanda dulu. Karena itu, selain jadi pelabuhan tersibuk kedua di Indonesia, Tanjung Perak juga jadi salah satu pelabuhan tertua.

Tanjung perak mempunyai terminal penumpang bernama Gapura Surya Nusantara yang merupakan terminal penumpang kapal laut termewah di Indonesia. Terminal ini dilalui kapal feri untuk rute Surabaya-Makassar dan Surabaya-Banjarmasin.

5. Pelabuhan Harbour Bay

Pelabuhan Harbour Bay berada di Kepulauan Riau, tepatnya Batam. Yep, pelabuhan ini menjadi pelabuhan internasional yang menghubungkan Indonesia dengan negara tetangga Singapura. Tentunya, pelabuhan ini pun menjadi gerbang masuknya turis mancanegara ke Indonesia yang populer.

Kondisi ini membuat Pelabuhan Harbour Bay cukup berbeda dengan beberapa pelabuhan lainnya. Ada banyak restoran kelas atas dengan harga yang fantastis berjejer di sini. Tak cuma itu, kawasan ini juga sudah dilengkapi mal dan berbagai penginapan sehingga membuat pengunjung benar-benar dimanjakan.

Meski begitu, Pelabuhan Harbour Bay tidak cuma melayani rute internasional. Pelabuhan ini juga melayani beberapa rute domestik lainnya terutama untuk kawasan Sumatera.

6. Pelabuhan Tanjung Emas

Pelabuhan Terbesar di Indonesia - Pelabuhan Tanjung Emas - Wikipedia

Pelabuhan Tanjung Emas | Sumber: Wikipedia

Semarang juga berada di lokasi strategis sehingga menjadikannya sebagai bagian dari tiga pelabuhan penting di zaman penjajahan Belanda bersama Tanjung Perak dan Tanjung Priok. Kini, seperti Perak dan Priok pula, Tanjung Emas berada di bawah naungan Pelindo.

Tanjung Emas sudah berkembang sejak abad ke-16. Lokasi awalnya berada di Bukit Simongan, tetapi karena kurang menguntungkan, lantas pelabuhan dipindah ke Kali Baru. Kapal dari Eropa dan Jepang—baik kapal uap maupun layar—ramai berdatangan. Tanjung Emas pun menjadikan Semarang sebagai kota pelabuhan dan dagang di samping pengekspor gula.

Luas area Tanjung Emas mencapai 500 hektare. Selai logistik, Pelabuhan Tanjung Emas juga sudah dilengkapi dengan Kolam Pelabuhan, Dermaga, Alur Pelayaran, Gudang, dan Terminal.

7. Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa

Satu lagi pelabuhan di Jakarta Utara yang masyhur adalah Pelabuhan Sunda Kelapa. Pelabuhan ini sudah ada sejak zaman kolonialisme Portugis di Indonesia dan dibangun pada 1527.

Pelabuhan Sunda Kelapa kala itu menjadi persinggahan kapal antarpulau dan pelayaran rakyat. Beberapa komoditas utama yang dikirim antara lain bahan kebutuhan pokok, barang kelontong, bahan bangunan, dan kayu. Selain itu, kapal=kapal dari Tiongkok, Jepang, Timur Tengah, dan India Selatan membawa porselen, kain sutra, kopi, dan sebagainya untuk ditukar dengan rempah-rempah.

Saat ini Pelabuhan Sunda Kelapa dikelola oleh Pelindo. Aktivitas di pelabuhan ini adalah petikemas dan bongkar muat. Jenis kapal yang hilir mudik di Pelabuhan Sunda Kelapa didominasi oleh pinisi dan Bugis Schooner dengan bentuknya yang khas.

8. Pelabuhan Ketapang

Pelabuhan Terbesar di Indonesia - Pelabuhan Ketapang - Wikipedia

Pelabuhan Ketapang | Sumber: Wikipedia

Ketapang berada di Kabupaten Banyuwangi. Pelabuhan ini banyak melayani rute kapal Banyuwangi-Bali dan sebaliknya dengan melalui Selat Bali yang jadi perbatasan Pulau Jawa dan Pulau Bali. Selain itu, ada pula rute lain di Pelabuhan Ketapang seperti Banyuwangi-Lombok dan sebaliknya.

Makin tahun, aktivitas di Pelabuhan Ketapang makin sibuk seiring dengan meningkatnya perjalanan darat yang dilakukan wisatawan dari Pulau Jawa menuju Pulau Bali. Tren ini terutama naik ketika pandemi yang membuat aktivitas menggunakan transportasi publik terbatas.

Leave a Comment